Pemateri
Deskripsi
- Hari 1 : Fundamental Python & Logika Dasar
- Hari 2 : Fundamental Python for Spatial Data
- Hari 3 : Visualiasi Data
Sesi bootcamp
1
Day 1 : Fundamental Python & Logika Dasar
Setup & Sintaks Dasar Struktur Data Logika Conditional Statement & Looping Pembuatan Fungsi (def)
2
Fundamental Python for spatial data
Konsep Dasar GeoPandas Import/Export Data Vektor Sistem Referensi Koordinat (CRS) Manipulasi Atribut Tabular
3
Visualisasi Data
Geoprocessing Data Spatial Join & Overlay Visualisasi Peta Statis
Konten
Day 1 : Fundamental Python & Logika Dasar
Day 2 : Fundamental Python for spatial data
Silabus
01
Fundamental Python & Logika Dasar
1. Setup & Sintaks Dasar : Penjelasan aturan penulisan kode, variabel, tipe data (String, Int, Float, Bool), dan operasi aritmatika. 2. Struktur Data : Praktik menyimpan banyak nilai sekaligus menggunakan struktur List dan Dictionary, serta teknik memotong (slicing) data. 3. Logika Conditional Statement & Looping : Membuat aturan kondisi (If/Elif/Else) dan mengotomatisasi proses eksekusi menggunakan For Loop dan While Loop. 4. Pembuatan Fungsi (def) : Membuat blok kode menjadi fungsi kustom agar dapat dipanggil berkali-kali tanpa perlu menulis ulang perintahnya....
02
Fundamental Python for spatial data
1. Konsep Dasar GeoPandas : Memahami bedanya Pandas DataFrame biasa dengan GeoDataFrame. 2. Import/Export Data Vektor : Membaca berbagai format data spasial (.shp, .geojson) ke dalam Colab menggunakan gpd.read_file(), dan mengekspornya kembali. 3. Sistem Referensi Koordinat (CRS) : Mengecek CRS data bawaan (.crs), memahami kode EPSG (Geographic vs Projected), dan memproyeksikan ulang data (.to_crs()). 4. Manipulasi Atribut Tabular : Memfilter baris data spasial berdasarkan atributnya (contoh: hanya menampilkan bangunan fakultas tertentu) dan membuat kolom kalkulasi baru (seperti menghitung luas area atau panjang jalan)....
03
Visualisasi Data
1. Geoprocessing Data : Melakukan operasi spasial layaknya software GIS: membuat Buffer (zona penyangga) dan Centroid (titik tengah poligon) langsung menggunakan perintah GeoPandas. 2. Spatial Join & Overlay : Menggabungkan dua data spasial yang tumpang tindih (Intersect, Clip, atau Union). Contoh: memotong jaringan jalan yang hanya berada di dalam batas area tertentu. 3. Visualisasi Peta Statis : Menggunakan fungsi .plot() untuk membuat peta Choropleth dasar, mengatur ketebalan garis, dan menambahkan legenda....

